DO’A DAN NASEHAT UNTUK SAHABAT

Sahabat, berikut adalah beberapa doa dan nasihat yang sering di ucapkan pada moment tertentu:
Assalamu’alaikum , artinya “Semoga diberikan keselamatan atasmu”
Diucapkan ketika bertemu dengan seorang sahabat atau memulai suatu pembicaraan.
Dari Imran Ibn Hushain radhiyallahu ‘anhu berkata, “Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu mengucapkan “Assalamu ‘alaikum”. Nabi menjawab salam itu, lalu orang itu duduk. Nabi berkata, “sepuluh (kebaikan)”. Kemudian datang orang lain dan mengucapkan, “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”. Nabi menjawabnya, lalu orang itu duduk dan Nabi berkata, “Dua puluh (kebaikan)”. Kemudian datang orang lain lagi dan mengucapkan “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh”. Nabi membalas salamnya lalu dia duduk dan Nabi berkata, “Tiga puluh (kebaikan).” (HR. Abu Daud)

Laa tahzan, innallaaha ma’anaa, artinya jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.
Nasehat untuk sahabat muslim yang sedang bersedih hati, semoga Allah memberikan jalan keluar untuk masalahnya.

Laa taghdhob fa lakal jannah, artinya “janganlah marah, maka surga bagimu.
Nasehat untuk sahabat muslim yang sedang marah, semoga Allah menenangkan hatinya.

Allaahumma shayyiban naafi’an, artinya “ ya Allah, semoga hujan ini membawa manfaat”
Di ucapkan ketika turun hujan

Syafakillah/syafakallah syifaan ajilan, syifaan la yughadiru ba’dahu saqaman, artinya “semoga Allah menyembuhkanmu secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit selepasnya”.
Diucapkan ketika mendengar atau menjenguk sahabat yang sedang sakit.
Syafakallah (ditujukan untuk lelaki)
Syafakillah (ditujukan untuk perempuan)

Syukran, artinya terima kasih
Di ucapkan ketika mendapat kebaikan dari sahabat.
Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi ditanya: Apa hukumnya mengucapkan, “Syukran (terimakasih)” bagi seseorang yang telah berbuat baik kepada kita?, Beliau menjawab: Yang melakukan hal tersebut sudah meninggalkan perkara yang lebih utama, yaitu mengatakan, “Jazaakallahu khairan (semoga ALLAH membalas kebaikanmu.” Dan pada Allah-lah terdapat kemenangan.

Jazaakumullah Khairan Katsiran, artinya Semoga allah membalas kalian dengan kebaikan yang banyak.

Jazaakumullah Ahsanal Jaza, artinya Semoga Allah membalas kalian dengan balasan yang terbaik.
Diucapkan ketika mendapatkan kebaikan dari sahabat atau orang lain sebagai ucapan terima kasih.

Ada beberapa ketentuan dalam mengucapkan jazakallah:
– Jazaakallahu khairan (engkau, lelaki)
– Jazaakillahu khairan (engkau, perempuan)
– Jazaakumullahu khairan (kamu sekalian)

Barangsiapa yang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan : jazaakallahu khair (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.” (HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra (6/53), Al-Maqdisi dalam Al-mukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413, Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54. Hadits ini dishahihkan Al-Albani dalam shahih Tirmidzi).

Ketika ada sahabat kita yang mengucapkan jazaakallahu khair biasanya di jawab dengan waiyyak (dan kepadamu juga)” atau “waiyyakum (dan kepada kalian juga), dan bisa juga di jawab dengan ucapan yang serupa yaitu Jazaakallahu khairan (semoga ALLAH membalas kebaikanmu) ini lebih utama.

Barakallahu fiik, artinya, Semoga Allah memberikan keberkahan kepadamu.
Diucapkan ketika sahabat sedang berbahagia.

Apabila ada seseorang yang telah mengucapkan do’a “Barakallahu fiikum atau Barakallahu fiika” kepada kita, maka kita menjawabnya: “Wafiika barakallah” (Semoga Allah juga melimpahkan berkah kepadamu) (lihat Ibnu Sunni hal. 138, no. 278, lihat Al-Waabilush Shayyib Ibnil Qayyim, hal. 304. Tahqiq Muhammad Uyun)

Barakallah fii umrik, artinya semoga Allah memberikan keberkahan atas umurmu.
Diucapkan kepada sahabat yang milad

Barakallaahu laka wabaraka ‘alaika wa jama’a bainakumaa fii khair, artinya: Mudah-mudahan Allah memberkahi untukmu, dan memberkahi atasmu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan
Doa yang di ucapkan kepada kedua mempelai yang baru saja melangsungkan pernikahan.

Allahummaghfirlahu, warhamhu.., artinya: “yaa Allah, ampunilah dia, dan kasihinilah/ rahmatilah dia..”

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, artinya: Sesungguhnya semua yang berasal dari Allah akan kembali kepada Allah
“Tidaklah seorang hamba tertimpa musibah lalu mengucapkan ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, ya Allah berilah aku pahala dari musibahku ini dan berilah untu…kku ganti yang lebih baik darinya, melainkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan memberikannya pahala pada musibahnya tersebut dan memberikan ganti untuknya dengan sesuatu yang lebih baik darinya.” (HR. Muslim).
Di ucapkan ketika ada sahabat yang mendapat musibah

Semoga kita bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

About ukhtybidadari

seorang hamba yang berusaha untuk menjadi lbh baik n lebih baik d hadapan Rabb nya..
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s